HOME
Home » Keuangan » Perbedaan Deposito Syariah dan Deposito Konvensional

Perbedaan Deposito Syariah dan Deposito Konvensional

Posted at October 21st, 2019 | Categorised in Keuangan

Jurnal Indonesia – Berikut ini adalah beberapa perbedaan antara deposito syariah dan deposito konvensional.

Perbedaan Deposito Syariah dan Deposito Konvensional

Hasil dan Risiko

Pada sistem bank syariah sistem hasil yang didapatkan adalah bersifat bagi hasil. Artinya hasil yang didapatkan tidak dinikmati seorang diri. Pendapatan atau hasil yang didapatkan dipengaruhi oleh investasi yang adan di pasaran yang juga akan memiliki beberapa risiko.

Apabila hasil yang didapatkan banyak maka hasil kerja pada investasi di pasar maksumal dan baik tetapi kebalikannya apabila hasil kinerja pada investasi di pasar tidak bagus makan hasil yang didapatkan akan berjumlah kecil.

Hal tersebut tidak akan terjadi pada bank konvensional karena pada bank konvensional tidak memiliki sistem bagi hasil. Bank konvensional menetapkan hasil deposito nasabah akan berjumlah tetap sehingga tidak akan dipengaruhi oleh hal apapun.

Sistem

Pada sistem deposito syariah tentu saja menggunakan sistem-sistem atau prinsip-prinsip yang sesuai dengan syariat. Sistem akad yang digunakan tidak asal saja karena sistem akad akan dilakukan dan disepakati oleh dewan syariah dengan beberapa fatwa-fatwa yang berlaku.

Bagian ini lebih banyak disukai karena sesuai dengan syariah yang berlaku. Sistem bagi hasil ini merupakan sistem yang biasanya disebut dengan mudhorobah. Bagi hasil ini akan dibagikan kepada nasabah dan pihak bank. Selain itu, akad mudhorobah biasanya menggunakan perbandingan sebesar 60 : 40 yang dibagikan kepada nasabah dan bank.

Pada sistem deposito konvesnsional tidak menerapkan prinsip-prisnsip syariah tetapi lebih kepada sistem yang terbaru sesuai dengan era moder sekarang atau bisa disebut dengan prinsip atau sistem yang modern. Untuk sistem-sistem atau peraturan-peraturan deposito dilakukan oleh pihak bank sendiri dengan pedoman undang-undang yang berlaku.

Dana

Perbedaan sistem pengelolaan dana pada bank syariah dan bank konvensional adalah apabila pada bank syariah adalah sistem investasi akan diinvestasikan kepada perusahaan-perusahaan yang juga memiliki prinsip atau sistem syariah.

Sistem pengelolaan dana ini biasanya menghindarkan nasabah dan pihak bank dari hal-hal seperti riba dan yang lainnya sehingga membuat bank syariah lebih mengutamakan kehalalan transaksi atau pengelolaannya sedangkan pada bank konvensional adalah memberikan kebebasan penuh kepada nasabah untuk memilih jenis investasi apa yang akan digunakan. Syaratnya kebebasan tersebut dibatasi atau sesuai dengan peraturan pemerintah.

Bunga

Pada bank syariah tentu tidak terdapat sistem bunga karena bank syariah tidak akan menggunakan bunga bank yang biasa dikenal dengan riba karena bank syariah lebih mengutamakan prinsip-prinsip syariah.

Berbeda dengan bank konvensional yang menerapkan sistem bunga. Bunga yang ditentukan bervariasi tergantung bank mana yang akan dijadikan untuk mlakukan deposito. Dengan adanya bunga yang sudah ditentukan di awal pembukaan deposito sehingga hasil yang diperoleh sudah bisa diprediksi.

Biaya Akhir (biaya pinalti)

Biaya akhir atau biaya pinalti yang diterapkan pada bank syariah tidak ada. Biaya pinalti itu sendiri merupakan biaya yang diberikan kepada nasabah apabila menginginkan untuk mengambil dana atau investasi sebelum jatuh tempo.

Hal tersebut tidak berlaku di bank syariah karena tidak terdapat biaya pinalti sepeser pun. Dengan tidak adanya biaya pinalti, bank syariah menentukan sistem pembayaran biaya administrasi pada awal membuka deposito. Biaya administrasi yang dilakukan atas kesepakatan pihak bank dan calon nasabah.

Pada bank konvensional menerapkan sebaliknya karena hampir semua bank konvensional memberikan biaya pinalti apabila nasabah mengambil dana sebelum waktu yang ditentukan berakhir. Selain itu, bank konvensional menerapkan sistem bunga dan juga pajak yang berlaku sehingga menimbulkan banyak kerugian atau risiko.

Itulah beberapa perbedaan antara deposito menggunakan bank syariah dan bank konvensional. Semoga bermanfaat.

No comment for Perbedaan Deposito Syariah dan Deposito Konvensional

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post to Perbedaan Deposito Syariah dan Deposito Konvensional

Cara Mendapatkan dan Memperpanjang Sertifikat Elektronik Pajak

Posted at November 2, 2019

Jurnal Indonesia – Sertifikat Elektronik Pajak adalah salah satu jenis sertifikat yang memuat tanda tangan dan identitas elektronik yang sah untuk menunjukan status hukum... Read More

Apakah Deposito Dikenakan Pajak Bunga?

Posted at October 31, 2019

Jurnal Indonesia – Melakukan deposito memang akan dikenakan bunga. Bunga pada deposito memang lebih tinggi daripada bunga-bunga lainnya akan tetapi bunga pada deposito lebih... Read More

Cara Daftar, Aktivasi dan Menggunakan BRI Mobile

Posted at October 30, 2019

Jurnal Indonesia – Semakin berkembang nya jaman, semakin canggih pula teknologi yang di kembangkan. Sekarang semua bisa kamu lakukan hanya dari genggaman tangan. Mulai... Read More

Cara Mempersiapkan Dana Pengeluaran Darurat Dan Investasi

Posted at October 29, 2019

Jurnal Indonesia – Sebenarnya kita bebas untuk menggunakan uang tabungan sebagai dana pengeluaran darurat atau malah memisahkan sendiri antara uang tabungan dengan uang yang... Read More

Cara Membuat Rekening Bank Secara Online

Posted at October 28, 2019

Jurnal Indonesia – Perkembangan zaman dengan berbagai kecanggihan teknologi nya bertujuan untuk memudahkan semua urusan umat manusia. Siapa sangka, di jaman sekarang, apakah bisa... Read More

"Kabarin News - Berita Terkini Indonesia

Disclaimer - Privacy Policy - Terms of Service - Contact Us